Positif Negatif Teknologi untuk Pak Tani

Dulu saya di lahirkan di sebuah desa yang jauh dari tanah jawa ini..... sumbawa (NTB) itulah nama daerah tmepat tinggalku .... yaitu sebuah daerah yang lumayan terkenal akan susu "JANDA LIARNYA" uppppsssssss salah..... maksudnya SUSU KUDA LIARNYA... he he he....
di daerah kami itu masih mayoritas petani tradisional...... pada sekitar tahun 1985 masih belum mengenal yang namanya teknologi dalam dunia bajak "mesin traktor"..... jadi kami masih mengolah sawah kami dengan menggunakan kerbau.... sungguh masa-masa yang sangat indah waktu kecil di sebuah desa yang masih menjunjung tinggi rasa kekeluargaan itu.
tapi seiring dengan berjalannya waktu...... sampai saat ini sudah jarang sekali saya melihat pak tani yang masih memilih bertahan dengan alat tradisional..... emmmmmm entah apapun alasannya.... saya sangat merasa kehilangan.......
mungkin rasa itu yang dulu masih bisa kembali lagi dengan alat-alat ini ...... entah????

  1. nah adapun teknologi yang di pakai dalam hal ini adalah mesin bajak "traktor"
  2. dulu menggunakan kerbau.
  3. model kerjanya, dulu saat menggunakan kerbau.... sangat saya rasakan nilai kekeluargaan antara satu petani dengan yang lainnya.... selain itu juga antara pak tani dengan kerbau yang di pakai untuk membajak juga sangat kental sekali sebuah ciri khusus ke desaan..... tapi sekarang dengan adanya teknologi.... itu semua sudah tidak ada lagi.....
  4. positifnya, pekerjaan jadi cepat rampung..., tapi menurut yang saya dengar, dengan menggunakan mesin kesuburan tanah berkurang karena di sebabkan oleh minyak dari mesin yang dipakai..... sungguh lain halnya dengan menggunakan kerbau.... meskipun pelan2 tapi malah semakin meningkatkan kesuburan tanah yang bersal dari kotoran kerbau tadi...
sungguh aku kangen akan masa kecilku.......
ha ha ha (anak tani curhat)

 
Design by ThemeShift | Bloggerized by Lasantha - Free Blogger Templates | Best Web Hosting